Sedikit bingung mau daftar mawapres atau gak. Sempet ditawari WD III, tapi saya ragu. Lha wong saya cuma mahasiswa biasa yang belum mencapai maqom itu. Kalo diliat-liat, finalis mawapres 2015 kebanyakan semester 8, yang menang juga semester 8. Prestasi2nya udah gak ketanjak lagi. Hal ini juga yang bikin saya ragu untuk daftar, ya sekedar daftar dan ikut ngerasain atmosfer persaingan untuk mengharumkan nama almamater.
Yasudah, saya putuskan untukgak daftar saja. Mau mantesin diri dulu. Insyaallah tahun depan jika masih diberi kesempatan. Kejar target2 jangka pendek dulu. Semangat!
Kamis, 24 Maret 2016
Selasa, 22 Maret 2016
BEBAN
Saya ingin curhat, tapi dengan siapa saya tak tahu...yasudah curhat sama kamu saja ya blogger.
Jadi gini, Rakernas KMNU tinggal 9 hari lagi. Saya rasa itu bukan waktu yang lama untuk persiapan. Saya sebagai Koor sie PDD rasanya kok sudah cukup lelah. Apalagi rekan2 ada yg minta tolong untuk membantu buat desain atribut kampanye pemira di FKIP yang akhirnya saya menolak dengan alasan sibuk. Belum lagi tugas2 kuliah yang mulai berdatangan. Sebenarnya bisa saja ikut kontribusi di semua kegiatan, tapi tubuh juga punya hak untuk diistirahatkan. Apalagi target2 sampingan saya sudah melambai-lambai untuk segera disubmit.
Sepertinya saya kebanyakan pergi jauh, hingga saya lupa rasanya kuliah. Ah, selagi masih muda apa salahnya (itu menurut saya). Saya pergi2 juga baru smester ini saja. Itupun juga bukan untuk cari kesenangan, ada target disetiap kepergian saya.
Oh iya, saya punya tanggungan di masjid. setidaknya ini yang jadi pengontrol. Semoga Allah selalu beri saya kesehatan. Amiin
Jadi gini, Rakernas KMNU tinggal 9 hari lagi. Saya rasa itu bukan waktu yang lama untuk persiapan. Saya sebagai Koor sie PDD rasanya kok sudah cukup lelah. Apalagi rekan2 ada yg minta tolong untuk membantu buat desain atribut kampanye pemira di FKIP yang akhirnya saya menolak dengan alasan sibuk. Belum lagi tugas2 kuliah yang mulai berdatangan. Sebenarnya bisa saja ikut kontribusi di semua kegiatan, tapi tubuh juga punya hak untuk diistirahatkan. Apalagi target2 sampingan saya sudah melambai-lambai untuk segera disubmit.
Sepertinya saya kebanyakan pergi jauh, hingga saya lupa rasanya kuliah. Ah, selagi masih muda apa salahnya (itu menurut saya). Saya pergi2 juga baru smester ini saja. Itupun juga bukan untuk cari kesenangan, ada target disetiap kepergian saya.
Oh iya, saya punya tanggungan di masjid. setidaknya ini yang jadi pengontrol. Semoga Allah selalu beri saya kesehatan. Amiin
Rabu, 16 Maret 2016
:-|
Kehilangan sumber semangat pasif membuat sedikit kerancuan yg terjadi dalam hidup. Cepatlah kembali semangat!
Selasa, 15 Maret 2016
SEKOKOH APA HATIMU, WI?
Terkadang disela-sela menggapai cita itu ada proses menggapai cinta. Dan terkadang pula lah, hal ini yang malah jadi batu sandungan dalam proses mengejar cita. Jika tersakiti maka di detik itupun hati seolah hancur, semangat hilang, bahkan tak bisa tidur. Tapi ya tergantung bagaimana cara menyikapinya. Hal itu menguji kedewasaan, kesabaran, dan kekokohan hati.
Sekokoh apa hatimu, wi?
Sekokoh apa hatimu, wi?
Minggu, 28 Februari 2016
Hari Terakhir Liburan
Tak terasa besok sudah harus masuk kuliah lagi. Sementara sayapun baru sehari pulang ke rumah selama liburan kali ini. Alhamdulillah ibu dan bapak memakluminya karena stay disini adalah tugas dan kewajiban saya yang telah diberi tempat tinggal.
Memulai smester baru artinya saya juga haeus siap fisik dan mental. Fisik lantaran harus bersepeda untuk pulang pergi dari masjid ke kampus maupun sebaliknya. Mental karena akan banyak mata kuliah yang wow di smester ini dan pengajarnya adalah dosen-dosen top di prodi saya.
Selain itu saya juga harus kejar target untuk tetap dapat mengikuti ajang perlombaan tingkat nasional dan kalau bisa internasional guna persiapan untuk studi lanjut.
Semangat untuk menatap hari esok, oh ya besok lomba PKM pengumuman, semoga hasilnya tidak mengecewakan. Amiin.
Memulai smester baru artinya saya juga haeus siap fisik dan mental. Fisik lantaran harus bersepeda untuk pulang pergi dari masjid ke kampus maupun sebaliknya. Mental karena akan banyak mata kuliah yang wow di smester ini dan pengajarnya adalah dosen-dosen top di prodi saya.
Selain itu saya juga harus kejar target untuk tetap dapat mengikuti ajang perlombaan tingkat nasional dan kalau bisa internasional guna persiapan untuk studi lanjut.
Semangat untuk menatap hari esok, oh ya besok lomba PKM pengumuman, semoga hasilnya tidak mengecewakan. Amiin.
Sabtu, 27 Februari 2016
Essay Kedua
Mencoba peruntungan kembali di Lomba Essay Mahasiswa Nasional. Kali ini diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Bidikmisi UIN Maliki Malang. Aku mengambil tema mengenai Character Building yaitu "GERAKAN
REPLIKA (RELAWAN PENDIDIKAN LINGKUP KARAKTER) DENGAN MEDIA HEROES CARD GAME
SEBAGAI UPAYA PENANAMAN KARAKTER KEPAHLAWANAN DI SEKOLAH DASAR".
Karya kedua ini menurut saya lebih punya daya dobrak daripada karya kemarin yang saya submitkan di LEMN Gempita 2016 karena memiliki referensi yang cukup baik dari buku, jurnal, maupun website.
Saat ini saya masih menantikan pengumuman 10 besar karya yang akan diundang presentasi di UIN Maliki Malang. Semoga ada kabar baik di tanggal 5 Maret nanti.
Selagi menunggu kabar dari Malang, sayapun masih menunggu pengumuman lomba PKM dari BEM FKIP di tanggal 1 Maret nanti.
Selagi masih mampu berkarya, maka berkaryalah.
Kamis, 25 Februari 2016
Lomba Essay Pertamaku
Hari ini kutuliskan lagi namaku di penghujung sebuah kompetisi. Ya, Lomba Essay Mahasiswa Nasional yang diselenggarakan oleh Himasakta Universitas Lampung. Alhamdulillah diberi kesempatan untuk meraih juara III.
Yang menjadi hal spesial yaitu karena ini adalah kali pertama aku membuat essay. Banyak kritik yang aku dapat dari dewan juri mengenai tulisanku yang masih banyak kekurangan disana-sini baik dari segi ide maupun cara penulisan.
Pada lomba ini aku mempresentasikan ide dengan lancar, hampir tak ada rasa gugup yang menyelimuti. Padahal, persiapanku sangat mendadak. Bahkan di detik-detik terakhir sebelum presentasi aku masih saja mencari titik lemah dari ide-ideku.
Aku yakin ini semua tak lepas dari do'a kedua orangtuaku. Sebelum berlomba kusempatkan untuk meminta do'a kepada mereka. Semoga ini menjadi satu titian tangga untuk menggapai prestasi yang lain. Amiin.
Yang menjadi hal spesial yaitu karena ini adalah kali pertama aku membuat essay. Banyak kritik yang aku dapat dari dewan juri mengenai tulisanku yang masih banyak kekurangan disana-sini baik dari segi ide maupun cara penulisan.
Pada lomba ini aku mempresentasikan ide dengan lancar, hampir tak ada rasa gugup yang menyelimuti. Padahal, persiapanku sangat mendadak. Bahkan di detik-detik terakhir sebelum presentasi aku masih saja mencari titik lemah dari ide-ideku.
Aku yakin ini semua tak lepas dari do'a kedua orangtuaku. Sebelum berlomba kusempatkan untuk meminta do'a kepada mereka. Semoga ini menjadi satu titian tangga untuk menggapai prestasi yang lain. Amiin.
Langganan:
Postingan (Atom)